Benefit “Sistem Manajemen” Untuk Manajemen Anda September 26, 2007
Posted by QMS Guy in Best Practice, Improvement.2 comments

Untuk mempermudah kita untuk memahami topik ini, mari kita mulai degan mengambil ilustrasi dari dua pekerjaan yang memiliki sifat yang berbeda.
Pilot
Akan sangat sulit bagi anda sekarang ini untuk menemukan pesawat terbang komersial yang tidak memiliki autopilot. Dengan otomatisasi penerbangan yang terus berkembang, fungsi penerbang lebih banyak sebagai monitor. Bisakah pilot melakukan navigasi tanpa autopilot? Saya yakin bisa.
Mengapa pilot tidak menggunakan fungsi manual saja? Sudah disadari di dunia penerbangan bahwa (lagi…)
Konfirmasi Negatif September 24, 2007
Posted by QMS Guy in Documentation, Improvement.4 comments

Internal auditor dan badan sertifikasi memiliki kepentingan untuk melakukan verifikasi apakah proses yang dievaluasi mencapai sasaran yang ditetapkan dan dicapai dengan melakukan langkah kerja yang sesuai dengan ketentuan baku prosedur.
Hal ini adalah salah satu alasan mengapa kita mendokumentasikan langkah kerja dan output dari proses kerja kita. Jika kita tidak melakukannya, akan sangat sulit bagi badan sertifikasi untuk mengakui/mensertifikasi perusahaan kita sesuai persyaratan standar.Namun demikian tidak dapat dielakkan ketika kita mencoba untuk melakukan administrasi serapi dan sedetail mungkin, akhirnya kita berbenturan dengan realitas bisnis yang memerlukan efisiensi, kecepatan, dan fleksibilitas dalam melakukan aktivitas sehari-hari.
Merasa terhimpit di dua kepentingan ini yang dirasakan bertolak belakang, banyak perusahaan yang akhirnya mengembangkan teknik (lagi…)
ISO 9001:2000 di Kontraktor September 18, 2007
Posted by QMS Guy in ISO 9001, Improvement, Poor but True.13 comments

RG/QP/PJT/01 PROJECT DEVELOPMENT
RG/QP/PJT/02 PROJECT QUALITY CONTROL
RG/QP/PJT/03 MATERIAL RECEIVING
RG/QP/PJT/04 MATERIAL STORAGE
RG/QP/PJT/05 MATERIAL DISTRIBUTION
RG/QP/PJT/06 QUALITY RECORD
RG/QP/PJT/07 PROJECT AND TECHNICAL DOCUMENT CONTROL
RG/QP/PJT/08 NON CONFORMING PRODUCT CONTROL
RG/QP/PJT/09 MATERIAL ORDER
RG/QP/PJT/10 TOOL & EQUIPMENT CONTROL
Pak Sigit (salah satu pembaca weblog ini) memberikan kami list SOP pada beberapa artikel sebelumnya. Jika kita pelajari, organisasi Pak Sigit adalah contractor. Dan lebih spesifik lagi lebih ke construction. Organisasi X tempat Pak Sigit bekerja ini adalah sebuah perusahaan yang memberikan jasa konstruksi menyeluruh, biasanya organisasi X ini bekerja untuk main-contractor (sekaligus pelanggan “paling dekat”nya). Biasanya, main contractor ini memiliki end-customer, pengguna proyek (yang juga merupakan pelanggan tidak langsung dari organisasi X).
Melihat proses yang didokumentasikan, sebenarnya (lagi…)
Interpretasi Customer Communication (7.2.3) ISO 9001:2000 September 17, 2007
Posted by QMS Guy in Best Practice, Customer Satisfaction, ISO 9001, Improvement, Service Quality.1 comment so far

Teman kami yang pernah ke Disneyland pernah bercerita dahulu disana ada satu wahana favorit yaitu pertunjukan 3D, “Captain EO” (dibintangi oleh Michael Jackson yang menjadi kapten luar angkasa penumpas bandit luar angkasa), waktu itu Michael Jackson masih populer-populernya.
Walaupun antriannya panjang namun masih banyak juga orang yang rela untuk mengantri wahana ini. Uniknya adalah Disneyland memasang semacam penanda-penanda (lagi…)
Kinerja Produk = Masa Depan Bisnis September 16, 2007
Posted by QMS Guy in Customer Satisfaction, Improvement, Poor but True, Service Quality.add a comment

Wuih,…. kami benar-benar tidak bisa mengupdate weblog QualitySystem.WordPress.com ini karena business trip hampir seminggu ini. Kali ini, kami menggunakan jasa 2 perusahaan penerbangan yang berbeda. Yang satu adalah Lion Air, dan satu lagi adalah Garuda Indonesia.
Saya yakin, saat ini Anda langsung berpikir bahwa ‘pastilah ini artikel yang membandingkan kinerja Lion Air dengan Garuda Indonesia’, ‘pastilah artikel ini menceritakan superioritas Garuda Indonesia atas Lion Air dalam hal pelayanan dan ketepatan waktu’.
Well,… ANDA BENAR! Menarik bukan, bagaimana image produk yang satu melekat dalam benak kita sebagai pelanggan, terlebih jika sebuah “pelayanan” yang buruk jika berlangsung terus menerus akan membuat orang ‘terbiasa’ dan kemudian mengasosiasikan kejadian buruk ini dengan produk kita. Bahkan, dengan menyebut Lion Air dan Garuda Indonesia saja Anda dapat menebak apa yang ingin kami ceritakan!
Kami yakin Lion Air terus memperbaiki kinerjanya, walaupun minggu lalu penerbangan kami ditunda 2 jam lebih, dengan alasan apapun. Untuk Garuda Indonesia, memang tidak sempurna, kami ditunda juga, tetapi dalam batas yang masih ‘wajar’, 15 menit. Saat ini, tuntutan masyarakat memang lebih ke harga, tetapi tidak tertutup kemungkinan dalam beberapa waktu ke depan harapan masyarakat terhadap ketepatan waktu makin tinggi.
Dan, pada saat itu terjadi, jika Lion Air masih tidak bisa memperbaiki hal ini, maka bersiap-siaplah disalip low-cost-carrier Air Asia Indonesia. Walaupun Lion Air adalah penerbangan pertama di dunia yang menggunakan Boeing 900ER, who cares…
Jika memang Lion Air ingin berpindah menjadi full-service-carrier dan menjadi kompetitor Garuda Indonesia, well,… sepertinya Lion Air masih perlu belajar lebih banyak.
Oh ya, bagaimana dengan produk Anda? Adakah hal-hal negatif yang kerap berulang pada produk Anda? Segera CARI TAHU, dan perbaiki, jangan sampai calon pelanggan Anda mendengarnya dari pelanggan Anda saat ini!
Bad product will lead to bad business!
5 Why dalam Analisa Masalah September 5, 2007
Posted by QMS Guy in Best Practice, Improvement.5 comments

Banyak yang mengatakan bahwa analisa akar masalah itu adalah suatu aktivitas yang rumit dan kompleks, well, ada benarnya, tetapi ada juga cara untuk melakukannya dengan cara yang sangat sangat mudah.
Yang ingin kami kenalkan adalah 5-Why. Yep, terjemahan bebasnya “5-Kenapa”.
Jika Anda melihat ada masalah oli tercecer di lantai, apa yg Anda lakukan? Tentu saja, yang pertama kali Anda lakukan adalah meminta orang lain untuk membersihkannya.
Langkah berikutnya, tanyalah KENAPA oli bisa tercecer di lantai? Jawabannya adalah (lagi…)
Survey Kepuasan Pelanggan Internal: Unlock Opportunities! Agustus 28, 2007
Posted by QMS Guy in Best Practice, Customer Satisfaction, Improvement.2 comments
Menarik sekali pendapat Suvi di posting kami “Segmentasi Pelanggan dalam Survey Kepuasan Pelanggan”. Tidak banyak orang yang sudah pada posisi memahami bahwa internal customer satisfaction adalah salah satu kunci awal dalam mencapai customer satisfaction (baca: external customers). Bravo, Suvi!

Walaupun ini bukanlah persyaratan ISO 9001:2000, tetapi implementasi survey kepuasan pelanggan internal memungkinkan kita untuk membuka pintu (unlock!) bagi sekian banyak peluang perbaikan, perbaikan suasana kerja, dan ujungnya adalah kepuasan pelanggan!
Ada beberapa tips untuk (lagi…)
Semakin Sedikit Semakin Baik: Form Agustus 27, 2007
Posted by QMS Guy in Best Practice, Documentation, Health Care, Improvement, Poor but True.9 comments
Judul di atas mungkin sering Anda dengar. Tapi, apakah Anda sudah melaksanakan pemikiran yang ada dibalik kata-kata tersebut?
Baru-baru ini kami menangani sebuah organisasi yang bergerak di industri kesehatan, seperti organisasi lain di Indonesia pada umumnya, ada kecenderungan untuk membuat sebuah proses lebih bagus tanpa mempertimbangkan proses lain dan juga departemen atau unit kerja lain. Dalam 6 bulan terakhir, menurut cerita mereka, telah terjadi penambahan jumlah form dari 170an menjadi 300an!
Ajaib? Belum tentu. Anda bisa mencoba sendiri menghitung jumlah form di organisasi Anda. Apakah semakin banyak form menunjukkan bahwa organisasi Anda semakin bagus?
Yang terjadi di organisasi yang kami tangani ini adalah (lagi…)