Business Process Mapping

You don’t know what you don’t know!

Ungkapan sederhana yang sering didengar bukan? Pertanyaan kami, seberapa jauh Anda memahami sistem di organisasi Anda? Apakah Anda tahu proses apa saja yang terjadi mulai dari mencari order sampai dengan men-deliver barang ataupun jasa?

Sudah seharusnya setiap organisasi memiliki Business Process Mapping untuk mengetahui “seluk beluk sistem” kita. Bayangkan sebuah struktur organisasi, apa yang Anda dapatkan dari melihat struktur tsb? Well, Anda akan memahami bahwa terdapat beberapa departemen di organisasi kita, yang dipimpin oleh manager. Anda juga mengetahui bahwa manager ini membawahi beberapa supervisor, dan seterusnya. Intinya, Anda memahami organisasi Anda dalam hal jabatan, struktural, hirarki.

Business Process Mapping adalah gambaran hubungan antar proses dalam organisasi kita, itu ringkasnya. Jika struktur organisasi adalah gambaran hubungan antar jabatan, BPM adalah gambaran hubungan ANTAR PROSES.

Business
Jika dipelajari satu per satu, “business” mewakili apa line of business Anda, maksudnya adalah dalam membuat business process mapping (kita singkat saja BPM) terlebih dahulu pahami ‘bisnis’ apa yang dijalankan oleh sistem manajemen mutu ini. Tujuannya adalah Anda dapat memilah mana core-processes, mana supporting processes. Anda bisa tertawa kecil membaca kalimat terakhir, tapi dalam pengalaman kami di klien, tidak banyak yang bisa memilahnya.

Process
ISO 9001:2000 sangat menekankan process approach, konteksnya adalah kita harus melihat proses sebagai proses, bukan lagi proses sebagai ‘apa yang dikerjakan departemen saya’. Sebuah proses adalah urutan aktivitas yang mungkin melibatkan beberapa departemen atau jabatan.

Mapping
Saya rasa ini cukup jelas, “mapping” di sini adalah pemetaan, kita memetakan urutan proses tersebut.

Nah, BPM adalah pemetaan hubungan (inter-korelasi) antar proses di sistem kita dalam menjalankan bisnis.

Adakah hubungan antara process approach dan BPM? Sangat erat! Process approach (pendekatan proses) adalah cara awal untuk dapat membuat BPM, dan kemudian BPM adalah bentuk interpretasi kita atas proses yang ada.

13 comments

  1. Benny

    ditempat kerjaku kesehatan lingkungan rumah sakit menerapkan ISO 9001 : 2008, tetapi membuat BPM dipaksakan diluar klausul 5.6.4 , yaitu tentang pengelolaan lingkungan apakah hal ini masih relevan? ( apakah ini sesuai ranah ISO 9001: 2008 pemahaman klausul 5.6.4 batasan yang jelas bagaimana ? ) karena sistem 14001 belum diintegrasikan , mohon penjelasannya

  2. wiwit

    artikelnya menarik sekali…. bolehkah saya meminta contoh bisnis proses untuk pegawai di pemerintahan..?
    trims

  3. QMS Gus

    Sudah beberapa tahun ini saya bekerja disuatu perusahaan asing sebagai QMS (handle untuk ISO 9001/14001), tapi memang yang namanya orang asing apalagi korea selalu kurang nyambung dengan aturan main ISO yang ada. hal tersebut membuat saya jadi kurang bisa maksimal untuk implementasinya. apalagi sering saya dengar ada banyak ISO salah satunya di bidang pendidikan, bisakah rekan – rekan berbagi apa isi pokok dari ISO yg diterapkan di bidang pendidikan ?
    apakah klausul – klausunya sama atau ada perbedaan dengan ISO yang ada di perusahaan ?

  4. Abdul Tahir

    Maryono,
    Di institusi kami apa bila saya bandingkan sebelum dan sesudah menerapkan QMS ISO 9001:2000 sangat jauh, Saya ambil contoh bahwa dalan 2 tahun setelah implementasi QMS terdapat peningkatan Minat Calon MABA sebesar 300% , Secara internal Juga beberapa Process Approach yang kami lakukan sangat membantu kelncaran Proses kerja serta terdapat penurunan Cost ( Ruduce Cost) dibeberapa Unit. Yang Jelas Sistim Ini sangat Cocok diterapkan di bidang Education.

  5. maryono

    manajemen mutu di era yang global sangat di butuhkan oleh masyarakat dunia yang akan menggunakan jasa di Indonesia. salah satu nya adalah pendidikan. saat ini banyak sekali sekolah yang telah menerapkan manajemen mutu terutama iso 9001-2000, tetapi keterlanjutanya dan dampak yang mungkin belum kita rasakan.
    berkaitan dengan itu saya akan mengadakan penelitian sebagai tugas akhir tentang keterlanjutanya dan dampak penerapan ISO 9001-2000 di SMK, mungkin bapak ibu pembaca bisa bantu saya dalam mengupas persoalan tersebut. terimakasih sebelumnya

  6. QMS Guy

    Kirsan, penerapan ISO di bidang pendidikan tentu saja sangat menarik. Ada yang unik mengenai KALIBRASI di bidang ini.🙂

    Yang lebih menarik lagi adalah memahami siapa pelanggan kita, apakah murid, apakah orang tua murid? Sangat menarik!

  7. dee

    apa saran anda, bagi mahasiswa yang ingin menulis skripsi tentang iso 9001-200? barangkali anda bisa menolong memberikan gambaran judul.

  8. edi

    dapatkah mendapatkan informasi mengenai kompetensi pegawai dalam ISO 9001-2000 dan form mengenai tersebut yang lebih detail dan informatif

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s